24 Pelaku kejahatan di Samarinda ditangkap dalam sebulan, 5 ditembak

      Comments Off on 24 Pelaku kejahatan di Samarinda ditangkap dalam sebulan, 5 ditembak

Dalam sebulan terakhir, 24 pelaku kejahatan ditangkap polresta dan enam Polsek di Samarinda. Lima di antaranya ditembak karena melawan dan membahayakan petugas. Adapun kasus paling mencolok adalah curanmor dan jambret.

“Beberapa dari tersangka, kita tindak tegas (dilumpuhkan dengan tembakan di kaki),” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, dalam keterangam resmi dia di kantornya, Rabu (1/8) sore.

Vendra merinci, dari kasus curanmor, 8 orang pelaku ditangkap. Mereka pencurian di 28 TKP di berbagai wilayah di Samarinda. Adapun barang bukti disita 21 unit motor curian.

Polisi juga menangkap 4 tersangka jambret. Salah satu pelaku bahkan pernah beraksi di 40 lokasi.

“Empat tersangka jambret ini diduga melakukan di 40 TKP. Itu dilakukan pagi, siang, sore dan malam hari, dan biasanya pelaku ini membawa senjata tajam,” ujar Vendra.

“Para pelaku jambret ini terdiri dari residivis, dan juga ada yang usia di bawah umur. Untuk anak di bawah umur, penanganannya berbeda ya,” ungkap Vendra.

Polisi mencatat ada 3 kawasan paling rawan jambret di Samarinda yakni Samarinda Ulu, Samarinda Utara, dan Samarinda Seberang.

Kasus lain yang juga jadi atensi adalah pencurian ponsel dengan barang bukti 75 unit, serta aksi pencurian kabel instalasi kabel Telkom, yang cukup marak lebih sebulan terakhir ini.