Comments Off on

Naik gunung menjadi satu di antara kegiatan yang paling banyak diminati oleh sebagian orang. Hanya beban keril yang besar, juga medan pendakian yang berat, kerap menimbulkan nyeri otot punggung yang tidak terelakkan. Nah, jika hal tersebut terjadi, atasi dengan langkah-langkah berikut ini.

Turunkan Keril
Jika sakit punggung menyerang, turunkan keril atau tas punggung untuk pendakian. Tegakkan tubuh, agar rasa nyeri bisa mereda. Jika memang kondisi tak memungkinkan, jangan paksakan diri untuk melanjutkan pendakian.

Prioritaskan Beristirahat
Apabila perjalanan tidak memungkinkan, jangan memaksakan diri untuk melanjutkan pendakian. Cobalah mencari tanah bidang, setidaknya tidak miring untuk menggelar tenda. Istirahatlah sejenak untuk memberi otot menyembuhkan diri.

Regangkan Perlahan
Saat nyeri punggung mulai berkurang, jangan terlalu lama duduk. Cobalah untuk melakukan latihan peregangan ringan. Seperti stretching ringan, agar nyeri otot punggung bisa cepat pulih. Selain itu, jika kondisi sudah lumayan baik, jangan terlalu lama duduk, sebaiknya berjalanlah perlahan.

Kurangi Beban Bawaan
Setiap jalur pendakian memiliki pos daki yang bisa digunakan untuk menggelar tenda. Jika memang ingin tetap ke puncak, tinggal tas dan peralatan berat lainnya di tenda. Ini untuk meminimalkan risiko cedera lebih lanjut akibat nyeri punggung.

Sewalah Porter Jika Memungkinkan
Apalagi nyeri punggung terasa sakit, sewalah jasa porter yang ada di setiap pendakian. Dengan begitu, cukup membawa badan baik saat mendaki maupun turun kembali. Bisa jadi biayanya agak mahal, tetapi demi kesehatan tubuh, sebaiknya jangan ambil risiko, apalagi saat di alam liar.

Gunakan Obat Nyeri Otot
Inilah pentingnya membawa obat-obatan saat pendekian. Termasuk obat nyeri punggung yang memang perlu diantisipasi sejak awal persiapan. Selain obat nyeri oral, obat oles nyeri otot juga penting dibawa. Namun begitu, pilihlah obat oles nyeri otot yang tidak panas saat digunakan, seperti Voltaren Emulgel.