Amazon naikkan upah minimum karyawan

      Comments Off on Amazon naikkan upah minimum karyawan

Amazon bakal menaikkan upah minimum bagi karyawan di Amerika Serikat menjadi USD 15 atau Rp 228 ribu per jam.

Keputusan ini dibuat setelah perusahaan milik orang terkaya di dunia mendapatkan kritik dan tekanan terkait perlakuan bagi para pekerja di gudang.

“Kami mendengarkan kritik-kritik yang ada, berpikir keras terkait apa yang ingin dilakukan, kemudian kami memutuskan,” kata Founder sekaligus CEO Amazon, Jeff Bezos, sebagaimana dikutip dari CNET dari Liputan6.com, Senin (8/10).

Rencananya, kebijakan ini mulai efektif diterapkan pada 1 November mendatang. Seluruh karyawan tetap, pekerja paruh waktu, musiman, dan pekerja sementara akan ikut merasakan dampak peningkatan upah minimum per jam.

Total, ada sekitar 250 ribu karyawan Amazon dan 100 ribu pekerja musiman yang hanya dipekerjakan saat musim liburan yang bakal terdampak kebijakan ini.

Tidak hanya itu, Amazon juga meningkatkan upah minum mereka di Inggris menjadi 9.50 (sekitar Rp 188 ribu) and 10.50 (Rp 200 ribu) di London yang juga bakal berlaku efektif pada 1 November.

Amazon tidak menyebutkan, berapa upah minimum mereka sebelumnya karena kemungkinan angkanya variatif di tiap negara.

Tahun ini, Bezos dan Amazon berulang kali dikritik lantaran upah yang dibayarkan ke karyawan bagian gudang (karyawan terbanyak di Amazon) dinilai terlalu kecil.

Padahal, saat itu nilai pasar perusahaan e-Commerce terkemuka itu mencapai USD 1 triliun. Selain itu, Bezos juga menjadi orang paling kaya di dunia.

Menurut data yang diungkap Amazon di Security and Exchange Commission (SEC) AS, rata-rata upah yang dibayarkan Amazon ke karyawan besarnya mencapai USD 28.446 (setara Rp 431 juta. Meski begitu, angka ini dianggap jauh lebih rendah ketimbang karyawan di perusahaan teknologi lainnya.

Pada perusahaan teknologi karyawan yang dibayar paling tinggi biasanya adalah software engineers. Nah, menurut Amazon, peningkatan upah per jam itu akan tercermin dalam panduan pendapatannya.