Apple Investasi Rp5,2 Triliun Demi Pengembangan Face ID

      Comments Off on Apple Investasi Rp5,2 Triliun Demi Pengembangan Face ID

LOBBYQQ – Teknologi Apple Face ID pada iPhone X mengandalkan empat komponen, termasuk transmitter dan receiver cahaya berstruktur, kamera depan dan sensor proximity atau cahaya. Sensor yang digunakan Apple untuk Face ID ditempatkan di bagian atas bezel layar ponsel.

Sensor cahaya berstruktur mengumpulkan informasi mendalam yang dikombinasikan dengan gambar yang dipotret menggunakan kamera depan, guna memproduksi peta 3D menggunakan algoritma software.

Produksi awal iPhone X terhambat karena salah satu pemasok komponen tidak dapat menghadirkan sensor yang cukup tepat untuk memuaskan tim pengendali kualitas. Kini setelah produksi kembali normal, Apple dilaporkan menggandakan teknologi pemetaan 3D Face ID.

Informasi tersebut didukung oleh investasi yang dilakukan Apple bernilai USD390 juta (Rp5,2 triliun) kepada Finisar, produsen sensor pemetaan mendalam asal Amerika Serikat. Finisar disebut merupakan produsen sensor yang digunakan kit kamera TrueDepth pada iPhone X untuk Face ID.

Tidak hanya Face ID, sensor tersebut juga digunakan Animoji dan fitur lainnya, serta digunakan oleh AirPods untuk proximity dan fitur pemanfaat sensor lainnya. Investasi tersebut merupakan invetasi terbesar kedua yang diberikan oleh Apple.

Sebelumnya, Apple berinvestasi sebesar USD1 miliar (Rp13,5 triliun) pada Advanced Manufacturing Fund di musim semi lalu, saat perusahaan tersebut didirikan. Selain itu, investasi besar di ranah vertical-cavity surface-emitting lasers (VSCEL), jelas Apple, sebagai upaya untuk menghadirkan teknologi tersebut pada perangkat selanjutnya.

“Pada kuartal empat 2017, Apple akan membeli 10 kali lebih banyak wafer VCSEL dibandingkan dengan yang diproduksi sebelumnya di seluruh dunia pada jangka waktu yang sama.”