Asprindo Dukung Amankan Produk Halal

      No Comments on Asprindo Dukung Amankan Produk Halal

Asosiasi Pengusaha Bu­mi­putra Nusantara Indonesia (Asprindo) Sumut mendu­kung penerapan UU No.33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal di Sumut yang akan diberlakukan Oktober 2019.

Jaminan produk halal ini sangat penting dan strategis mengingat produk impor ma­suk ke Tanah Air cukup luar biasa. Sementara penga­wa­san LPPPOM MUI masih ter­batas baik sumber daya ma­­nusia dan sumber daya lainnya.

“Kami menganggap ja­min­an halal ini sangat strate­gis dan menantang kita untuk ikut ambil peran meng­aman­kan UU No 33/2014 dan men­­desak Presiden segera me­ngeluarkan Perpres”, kata Ketua DPW Asprindo Sumut Rafriandi Nasution di­dam­pingi Sekretaris M.Nazmi Matondang, Bendahara Di­dit Andiko, Wakil Ketua Bi­dang Humas Khairul Muslim kepada wartawan di Kantor DPW Asprindo Jalan Tenis Medan, Rabu (5/12).

Peran masyarakat terma­suk Asprindo tentunya dibu­tuhkan ikut mendorong, men­dukung, mengamankan pro­duk makanan yang masuk Indonesia benar-benar aman dikonsumsi.

“Jadi dari halal dan hy­giennya terpenuhi,” sebut Rafriandi.

Peran pemerintah daerah juga dibutuhan untuk jamin­an halal ini dan Pemko Me­dan sudah membuktikannya dengan Perda Halal No.10/2010. Gubernur Sumut kita minta “mengetok” Pemkab/Pemkot se-Sumut agar mem­buat Perda Halal.

Dikatakan, sebagai ko­mit­men dan mempercepat ja­minan produk halal, Asprin­do akan mengadakan semi­nar dan workshop bertajuk, “Sumut Bermartabat Menuju Wajib Halal Indonesia 2019” yang digelar di Garuda Plaza Hotel, Sabtu (8/12). Upaya ini sekaligus mendorong pemerintah mengeluarkan petunjuk teknis (juknis) UU No 33/2014 serta mendesak Pemprov Sumut, pemkab, kota memiliki Perda Halal ini sesuai kompetensi daerah sehingga menjadi daerah destinasi halal.

Sejauh ini Pemko Medan satu-satunya daerah di Su­mut yang sudah mener­bitkan Per­da Halal.

Workshop dan seminar se­b­agai rangkaian Pelan­tikan DPW Asprindo Sumut 2018-2023, 8 Desember di Ga­ruda Plaza Hotel itu meng­hadir­kan pembicara, Di­rektur LPPOM MUI Prof Ba­sya­rud­din MS, Presiden Inampa Jakarta Parsoruan Herman Harianja, pengusaha Asprin­do Muchlis Bachrani, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB­POM), pim­pin­an Bank Su­mut Syariah, Pemko Medan.

Para pembicara akan mem­bahas proses dan lang­kah-langkah harus dipenuhi se­tiap perusahaan yang mem­butuhkan sertifikat ha­lal, bagaimana peluang eko­nomi, perilaku bisnis bu­mi­putra, soal pembiayaan sya­riah dan pemanfaatan tek­nologi unggul bagi UMKM

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jumlah nasabah pengguna jasa bank syariah saat ini masih 18,75% dibandingkan jum­lah nasa­bah bank konven­sional.

Jadi kita ingin mendorong penerapan sertifikat halal dan menggunakan jasa bank sya­riah, mau bank syariah yang mana, terserah, ucap­nya.

Seminar, workshop diiku­ti 350 orang pelaku UMKM Pemprovsu, pemkab,bkota, perbankan, BUMN, BUMD, konsul negara sahabat,18 DPC Asprindo di Sumut dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *