Blunder Terkocak Kiper, Kebobolan Karena Ingin Minum

      Comments Off on Blunder Terkocak Kiper, Kebobolan Karena Ingin Minum

Laga antara MSV Duisburg menjamu Ingolstadt pada laga kasta kedua Liga Jerman atau Bundesliga 2, di Stadion Shauinsland-Reisen Arena, Sabtu (24/2), menjadi sorotan dunia.

Laga itu bahkan menjadi bahan guyonan di media sosial lantaran blunder kiper Duisburg. Ya, kiper Duisburg Mark Flekken membuat blunder terkocak di dunia.

Gawangnya kebobolan pada menit ke-18 lantaran Flekken tampak tidak menjaga gawangnya hanya karena ingin minum.

Keteledoran itu berawal ketika Flekken masuk ke dalam gawangnya sendiri mengambil botol minum di jaring gawang. Rupanya ia tak menyadari serangan balik dari tim lawan.

Ilustrasi tim MSV Duisburg di kompetisi lokal Jerman. ( Tim MSV Duisburg di kompetisi lokal Jerman.

Alhasil, penyerang Ingolstadt, Stefan Kutsche, dengan mudah membobol gawang Duisburg memanfaatkan umpan jauh, tanpa penjagaan Flekken yang masih di dalam gawangnya sendiri. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1.

Gawangnya kebobolan pada menit ke-18 lantaran Flekken tampak tidak menjaga gawangnya hanya karena ingin minum.

Keteledoran itu berawal ketika Flekken masuk ke dalam gawangnya sendiri mengambil botol minum di jaring gawang. Rupanya ia tak menyadari serangan balik dari tim lawan.

Ilustrasi tim MSV Duisburg di kompetisi lokal Jerman. (Ilustrasi tim MSV Duisburg di kompetisi lokal Jerman. (AFP PHOTO / PATRIK STOLLARZ)

Alhasil, penyerang Ingolstadt, Stefan Kutsche, dengan mudah membobol gawang Duisburg memanfaatkan umpan jauh, tanpa penjagaan Flekken yang masih di dalam gawangnya sendiri. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1.

Duisburg sempat unggul 1-0 berkat gol Ahmet Engin pada menit ke-13 dan disamakan Ingolstadt pada menit ke-18 akibat blunder konyol Flekken.

Beruntung, tim tuan rumah kembali unggul menjadi 2-1 berkat gol penyerang asal Ukraina, Boris Tashchi pada menit ke-66.

Laga pun ditutup untuk kemenangan Duisburg dengan skor 2-1. Flekken tampaknya tidak terlalu merasa bersalah akibat blunder terkonyol yang ia lakukan.