Cabuli 3 bocah di kantor lurah, Raden menyerah ke polisi karena takut diamuk warga

Raden Pintar Jaya (32), warga Mangkupalas, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, harus meringkuk di penjara. Dia memilih menyerahkan diri ke polisi, ketimbang diamuk massa.

 Raden mengaku telah menyodomi 3 anak, dan perbuatannya itu dilakukan di ruang kerja kantor Lurah Mesjid, Samarinda Seberang.

Raden yang kesehariannya bekerja sebagai honorer di kantor lurah ktu, menyerahkan diri Jumat (13/4) siang kemarin, usai waktu salat Jumat. Dia mengendus perbuatan bejatnya diketahui orangtua korban dan warga.

“Saya serahkan diri Pak, karena orangtua 3 anak itu sudah tahu. Ketimbang saya dihakimi massa,” kata Raden ditemui merdeka.com, di Mapolsekta Samarinda Seberang, Jalan Sultan Hasanuddin, Sabtu (14/4).

Raden tidak ingat persis waktu kejadian saat dia menyodomi 3 anak di bawah umur yang memang kerap bermain di halaman kantor Lurah Mesjid. Diduga, dia menjanjikan ponsel kepada ketiga anak itu apabila menuruti kemauannya.

“Mungkin sekitar Maret kemarin Pak. Yang jelas waktunya sore, dan saya lakukan itu di ruang kerja Pak Lurah. Tidak ada ancaman, tidak ada janji Pak,” bantah Raden.

Yuk Gabung ke Kartu66 Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com

Raden malah menuding, ketiga korban masing-masing In (13), Kk (11) dan Rh (10) yang meminta untuk melakukan sodomi. “Yang pertama adalah In, kemudian kesempatan kedua, dua-duanya sekaligus (Kk dan Rh),” sebut Raden.

Raden mengaku siap mempertanggungjawabkan perbuatannya telah menyodomi ketiga anak itu. “Iya, kalau sudah begini, jalank saja (hukuman) Pak,” sebut Raden lugas.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Fatich Nurhadi, membenarkan telah mengamankan Raden dengan dugaan kasus sodomi dan kini meringkuk di penjara. Polisi masih mendalami motif Raden.

“Motifnya masih kita dalami. Tapi perbuatan itu memang diakui oleh korban dan ketiga korban, juga saling melihat (perbuatan Rade saat menyodomi),” kata Fatich.

Polisi menduga ada korban lain selain ketiga anak itu. “Kita selidiki juga kemungkinan korban lain. Kalau ada korban lainnya, silakan melapor. Sambil kita telusuri korban lain,” demikian Fatich

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *