Cerita Pemilik Burung Murai Batu, Dede Menolak Tawaran Jokowi

Brebes – Burung jenis murai batu yang menjuarai lomba burung berkicau Piala Presiden di Istana Bogor lalu sempat ditawar oleh Presiden Joko Widodo. Namun pemiliknya menolak tawaran tersebut.

Proses tawar menawah dilakukan oleh sekpri presiden dan harga tawaran yang diajukan mencapai Rp 600 juta.

“Melalui sekpri presiden menawar Rp 600 juta, tapi saya tidak mau melepasnya,” ungkap Nur Alamsyah atau yang akrab disapa Dede saat ditemui di Jalan Purponegoro, Brebes, Selasa (13/3).

Dalam acara tersebut, Kitaro diikutkan dalam 4 kelas. Dari empat kelas yang diikuti, Kitaro berhasil menyabet juara 1 di dua kelas, masing masing kelas Radja dan kelas B n R.

Lumayan dapat hadiah Rp 10 juta dan Rp 20 juta untuk masing-masing kelas,” tuturnya.

Yuk Gabung ke Kartu66 Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com

Membudidayakan burung kualitas bagus, tambah dia, memiliki nilai ekonomis yang tinggi daripada harus menjualnya seharga Rp 600 juta. Kitaro akan dikawinkan untuk menghasilkan keturunan berkualitas tinggi.

Kitaro dibeli oleh Dede pada tahun 2016 lalu. Murai batu ini berasal dari Lampung yang dibelinya seharga Rp 200 juta.

“Memang Kitaro ini bagus dan sudah sering menjadi juara. Mentalnya sudah mental juara, jadi harganya mahal,” imbuhnya.

Sebagai penggemar burung, Dede memiliki sedikitnya 40 ekor burung dari berbagai jenis. Ada burung jalak, murai, murai batu, branjangan dan anis merah. Dari puluhan koleksinya itu, hanya dua yang sering ikut kontes yakni murai batu dan anis merah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *