Diberi pemberat, paus pilot terdampar di pantai Harapan Berau ditenggelamkan ke laut

      Comments Off on Diberi pemberat, paus pilot terdampar di pantai Harapan Berau ditenggelamkan ke laut

Bangkai paus pilot (Globicephala) yang ditemukan warga nelayan terdampar di pantai Harapan, Bidukbiduk, Berau, Kalimantan Timur, akhirnya ditenggelamkan kembali ke perairan, menggunakan pemberat. Meski dalam kondisi terluka, belum diketahui pasti sebab kematian satwa mamalia perairan itu.

 Bangkai paus berukuran panjang 5 meter dan lebar 1,5 meter itu ditenggelamkan kembali ke laut, dengan cara ditarik menggunakan perahu milik nelayan setempat, Senin (14/5) sore kemarin.

“Kemudian ditenggelamkan lagi di laut kemarin sore, menggunakan batu pemberat,” kata Kabid Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Berau Yunda Zuliarsih, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (15/5) petang.

Dijelaskan Yunda, ada banyak pihak yang menyaksikan pemusnahan bangkai paus pilot itu, dengan cara ditenggelamkan.

“Selain dari Polri dari Polsubsektor Batu Putih, juga ada dari pos TNI AL Teluk Sulaiman, dan juga pihak kecamatan Bidukbiduk, perwakilan KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) dan dari warga setempat,” ujar Yunda.

“Jadi, pemusnahan dengan cara penenggalaman di perairan laut itu, dibuatkan berita acara dari pihak KKP kecamatan Bidukbiduk,” tambah Yunda.

Meski bangkai paus itu ditemukan dalam kondisi robek cukup parah, belum diketahui pasti sebab kematian mamalia itu. Termasuk, dugaan paus itu terkena jerat atau jangkar kapal nelayan di perairan.

“Mungkin karena diserang hewan lain, dan terdampar ketika air laut pasang. Atau bisa juga faktor lain. Soal terjerat benda besi dari kapal nelayan, saya belum dapat info lagk tentang itu,” jelas Yunda.

Diketahui, paus ditemukan terdampar di pantai Harapan, sekitar pemukiman RT 03 Bidukbiduk, Berau, Senin (14/5) dini hari. Warga menemukannya saat bersiap pergi melaut. Temuan pertama kali di tahun 2018 itu dilaporkan ke pihak berwenang, dan kurang dari 24 jam ditenggelamkan kembali ke laut.