Diduga Bakar Umbul-Umbul Merah Putih, 23 Orang Diperiksa Polisi

075057300_1502974537-P_20170817_170302

Pembakaran umbul-umbul merah putih terjadi di depan Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud di Desa Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (17/8/2017) dini hari. Kepolisian Resor Bogor pun mengamankan 23 orang untuk dimintai keterangan.

Puluhan orang yang diamankan terdiri dari guru dan pengurus Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud. “Iya semuanya dibawa,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan ditemui di lokasi.

Pantauan di lokasi, mereka dibawa secara bertahap menuju Mapolres Bogor. Mereka pergi menumpang truk dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Belum jelas duduk perkara pembakaran ini. Yang pasti, peristiwa itu memicu penyerangan Ponpes oleh warga.

“Warga yang emosi lalu mendatangi ponpes itu,” kata Kepala Desa Sukajaya Wahyudin.

Yuk Gabung ke Kartu66 Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com

Pihak ponpes bersikukuh tidak mengakui pembakaran. Padahal ada beberapa warga yang melihat mereka sedang membakar bendera di depan ponpes tersebut.

“Warga sempat berdebat dengan pengurus ponpes. Warga juga sudah emosi,” ujar Wahyudin.

Kabar pembakaran umbul-umbul tersebar ke seluruh wilayah Desa Sukajaya. Warga terus berdatangan ke ponpes tersebut. Beruntung,  polisi segera tiba di lokasi sehingga tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *