Emmanuel Petit: Paul Pogba Moncer Karena Merasa Dicintai

      Comments Off on Emmanuel Petit: Paul Pogba Moncer Karena Merasa Dicintai

Legenda Arsenal, Emmanuel Petit memberikan analisisnya terkait peningkatan performa Paul Pogba belakangan ini. Petit menilai Pogba sudah merasa dicintai di Manchester United sehingga ia bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Pogba yang didatangkan dari Juventus dua setengah tahun yang lalu, bisa dikatakan mengalami periode yang sulit di MU. Ia kerap mendapatkan banyak kritikan setelah ia kesulitan menemukan performa terbaiknya secara konsisten.

Namun selama satu bulan terakhir, Pogba tampil impresif di lini tengah MU. Ia tercatat membuat 5 gol dan 4 assist bagi setan merah semenjak Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer MU.

Petit menilai penampilan apik Pogba ini tidak terlepas dari afeksi yang ia dapatkan dari sang manajer. “Pogba adalah salah satu pemimpin yang bagus dan ia adalah juara dunia,” buka Petit kepada PA Sports.

Scroll berita ini ke bawah untuk membaca komentar lengkap Petit.

Tidak Dicintai

Petit menilai selama dua setengah tahun ini Pogba gagal menemukan kekuatan terbaiknya karena ia tidak mendapatkan cinta yang cukup dari sang manajer yang berimbas kepada cinta para fans pada dirinya.

“Dia [Pogba] selalu mengatakan kepada semua orang bahwa ia ingin menjadi pusat permainan timnya. Ia senang mendapatkan tekanan yang besar dan hidup dengan tanggung jawab yang besar.”

“Namun di sisi lain, dia ingin mendapatkan perhatain dan cinta dari semua orang. Dia adalah tipikal pemain yang tidak akan bermain dengan baik jika ia tidak mendapatkan cinta dari rekan setim, manajer, fans bahkan juga dari media.”

Berikan Kepercayaan

Petit juga memberikan kredit kepada Solskjaer yang ia nilai berperan besar dalam kebangkitan Pogba dalam satu bulan terakhir.

“Ketika Pogba mendapatkan perhatian, cinta dan juga afeksi, maka secara tiba-tiba anda akan meliaht pemain yang berbeda darinya.”

“Saat ini dia sudah menemukan kepercayaan dirinya dan manajernya memberikannya tanggung jawab di atas lapangan. Dia menikmati situasi ini dan dia akhirnya menjadi pemain yang diharapkan semua orang dari padanya.” tandas mantan pemain Timnas Prancis tersebut.