FGD pengembangan klasterisasi destinasi ekowisata Jawa Timur

 

dewaporkas.net – FGD Pengembangan Klasterisasi Destinasi Ekowisata Jawa Timur – Bali langsung to the point! Semua stakeholder diajak rembuk bersama. Semua diajak fokus merumuskan formula sakti untuk mengembangkan area ekowisata Jawa Timur – Bali dari Ballroom Hotel Santika, Banyuwangi,

Yang hadir juga orang-orang spesial. Kemenpar mengutus dua Asdep sekaligus. Yang pertama Asdep Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Alexander Reyaan. Satunya lagi Asdep Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Indra Ni Tua. Banyuwangi dikawal Bupatinya langsung, Azwar Anas. Anas didampingi Kadispar Banyuwangi MY Bramuda.

Kementerian KLHK diwakili Kepala Balai Besar KSDA Jatim Nandang Prihadi. Di deretan lain, ada Asisten II Bupati Jembrana I Gusti Putu Mertadana, Ketua East Java Ecotourism Forum Agus Wiyono, serta Ketua Tim PP Geopark Kemenpar Yunus Kusumahbrata. Semuanya pengambil kebijakan. Semuanya punya pengaruh yang sangat kuat.

Kalau mau mengembangkan klasterisasi destinasi ekowisata Jawa Timur Bali, kuncinya ya harus sinergi. Semua berkolaborasi, bukan berkompetisi, tutur Asdep Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Alexander Reyaan, Jumat (2/11).

Sinergi ini diyakini bakal sangat ampuh. Sangat powerful. Menpar Arief Yahya kerap mengatakan sinergi akan menghasilkan 1 + 1 = 3, bukan 2. Artinya, the whole is bigger than the parts. Hasil gabungan lebih besar dari jumlah bagian-bagiannya. Dengan sinergi, maka kekuatannya akan berlipat-lipat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *