Hindari penggunaan kalimat-kalimat ini saat wawancara kerja

Bagi anda yang sedang berjuang untuk mencari kerja, tentu banyak hal yang harus anda siapkan. Selain dokumen-dokumen yang anda perlukan untuk jadi persyaratannya, anda juga harus mempersiapkan mental dan skill berbicara anda untuk sesi wawancara atau interview apabila berkas anda lolos dari seleksi. Nah, ada beberapa kata atau kalimat yang harus anda perhatikan betul dan harus dihindari penggunaannya saat wawancara berlangsung.

Ilustrasi wawancara kerja 

Jangan sampai salah memilih kalimat malah tanpa sadar meninggalkan kesan kurang baik saat wawancara kerja. Di antara kalimat yang sebaiknya tidak disebut adalah yang berisi cibiran perusahaan atau rekan kerja sebelumnya.

Agar tidak mengurangi kesalahan yang tidak perlu, berikut beberapa kalimat yang sebaiknya dihindari dalam proses wawancara kerja. Berikut daftarnya seperti dirangkum dari Glassdoor.

Yuk Gabung ke Kartu66 Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com

1. “Saya tak tahan dengan perusahaan.”


wawancara kerja 

Hindari mengatakan hal buruk tentang perusahaan. Meskipun mungkin tempat kamu bekerja memang buruk, tetapi mengucapkan hal itu tak akan membuat kagum si pewawancara.

“Ketika ditanya mengenai mantan bos atau kolega, jangan menjelekkan mereka,” ucap Roy Cohen, pelatih dan penulis di bidang karir.

Ia memperingatkan, melakukan hal demikian bisa membuat sikap kita dipertanyakan, karena bisa saja kita dikira akan mengucapkan hal serupa pada pihak perusahaan baru ketika merasa tidak puas.

2. “Saya mau melakukan apa saja.”

wawancara kerja 

Bisa saja sebetulnya kamu bermaksud siap menghadapi tantangan yang diberikan perusahaan, tetapi ternyata itu membuatmu terdengar putus asa.

DW Bobst, CEO Trend HR, menyarankan untuk ucapkan dengan jelas mengenai pekerjaan yang membuatmu paling nyaman, atau latar belakang, serta hal-hal yang belum pernah kamu kerjakan namun tertarik untuk kamu lakukan. Tunjukkan bahwa kamu orang terbaik untuk posisi yang diincar.

3. “Saya bisa memotivasi diri, cepat belajar, serta punya skill kepemimpinan.”

wawancara kerja 

Percaya diri tentunya adalah ciri orang positif. Masalahnya, bila kamu tidak bisa membuktikan ucapan, yang terjadi malah terdengar dibuat-buat.

“Jika ingin begitu, kamu harus mengelaborasi dengan contoh nyata tentang penyelesaian masalah, kolaborasi, serta saat mengatasi konflik. Ekspresikan dan paparkan ketimbang hanya mengatakannya,” kata pelatih kepemimpinan Laura Macleod.

4. “Tidak, saya tidak tahu itu.”


wawancara kerja 

Tentunya seseorang pasti tidak akan bisa mengetahui segalanya, apalagi jika masih di level junior. Tetapi ada cara yang baik dan kurang baik dalam mengekspresikan ketidaktahuan.

Contoh, menjawab “tidak tahu” dengan terang-terangan bukanlah langkah bijaksana. Bila memang tidak memahami sesuatu, coba jelaskan kemampuan atau pengalaman serupa dengan hal tersebut yang pernah kamu lakukan.

Yang tak kalah penting, jangan sampai malah bertanya pertanyaan yang tidak penting tentang pekerjaan dari perusahaan yang kamu lamar. Pastikan sudah membaca-baca dulu seputar perusahaan agar bisa berdiskusi secara produktif dengan pewawancara.

5. “Saya mau kerja dengan gaji sekian.”

wawancara kerja 

Seperti yang diketahui bersama, gaji dan bonus adalah aspek penting dalam kerja. Asal jangan sampai membicarakannya terlampau rinci saat tahap pewawancara.

Pertimbangkan pengalaman kerja, keadaan industri, dan jangan lupa untuk melakukan sedikit research tentang berapa gaji yang pantas kamu dapatkan sesuai pengalaman dan kemampuan.

Dalam wawancara, selain kontak mata yang intens, pemilihan kata dan kalimat juga sangat penting anda perhatikan, agar pewawancara merasa terkesan dengan anda. Semoga contoh kalimat yang harus anda hindari saat wawancara di atas bisa membantu anda yang mungkin sedang mempersiapkan diri untuk sesi wawancara. Semoga berhasil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *