Israel dan Hamas Saling Balas Bombardir, Usai Remaja Palestina yang Tewas di Gaza

DUNIA – Militer Israel telah melancarkan serangan udara terbesar terhadap Gaza, Palestina sejak 2014. Tak tinggal diam, Hamas membalas dengan menembakkan roket ke dalam wilayah Israel.

Serangan udara Israel dimulai dini hari waktu setempat Sabtu, 14 Juli 2018. Israel mengatakan, pihaknya menyerang lebih dari 40 sasaran Hamas –organisasi Palestina yang menguasai Gaza.

Hal itu dibalas dengan tembakan mortir dan roket dari pihak Hamas Palestina. Demikian seperti dikutip dari VOA Indonesia, Minggu (15/7/2018).

Pihak militer Israel mengklaim, Hamas membalas dengan 50 tembakan roket.

Seorang pejabat Palestina mengatakan kepada Reuters, Mesir dan pihak internasional lain sedang berbicara dengan Israel dan Hamas dalam upaya memulihkan ketenangan menyusul rangkaian aksi kekerasan antara Israel-Hamas di Gaza belakangan waktu terakhir.

Remaja Palestina Tewas dalam Bentrokan Terbaru

Aksi saling balas tembakan roket pada Sabtu 14 Juli 2018 itu terjadi menyusul kematian seorang remaja Palestina pada Jumat 13 Juli 2018.

Remaja itu tewas ketika berlangsung protes di perbatasan Gaza dan Israel, sebuah kejadian yang terjadi setiap pekan.

Kementerian Kesehatan Gaza pada Jumat 13 Juli mengatakan, remaja usia 15 tahun itu tewas ketika berlangsung bentrokan yang juga mencederai 25 orang.

Seorang warga Palestina usia 20 tahun kemudian meninggal akibat cederanya di RS, sehingga jumlah korban warga Palestina mencapai paling sedikit 137 orang sejak protes mingguan yang meletus sejak akhir Maret lalu.

Israel telah menyaksikan sejumlah kebakaran akibat alat-alat pembakar, acapkali berupa kain yang dicelup bensin dan disulut api. Orang Palestina menerbangkan benda-benda terbakar itu melintasi perbatasan dengan layang-layang atau balon udara.

Pemrotes juga melemparkan bom api, bahan peledak, dan ban bekas yang dibakar kearah pasukan Israel.

Komunitas internasional mengecam aksi balasan Israel yang sarat akan kekerasan, menyebabkan puluhan warga Gaza Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka.

Di sisi lain, Israel berdalih bahwa tindakannya itu merupakan bentuk pertahanan diri. Mereka menilai bahwa aksi para demonstran mengancam keamanan dan keselamatan para pasukan Israel di perbatasan Gaza-Israel.

3 comments on “Israel dan Hamas Saling Balas Bombardir, Usai Remaja Palestina yang Tewas di Gaza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *