Jelajahi Eiffel dari Yogyakarta

 

Pesona kecantikan menara Eiffel di Prancis kerap dikaitkan dengan romantisme. Terletak jauh di negeri seberang, sayangnya tak semua orang bisa beruntung untuk berkunjung dan melihat langsung menara Eiffel.

Jika sudah seperti itu, keberadaan miniatur menara Eiffel kerap dijadikan sasaran untuk berfoto dan membayangkan seperti apa bila berada langsung di depan menara Eiffel. Sekarang kesempatan itu bisa didapatkan oleh masyarakat kota Gudeg, Yogyakarta.

Kedubes Prancis di Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dan Taman Pintar membuka wahana baru Zona Jelajah Menara Eiffel di Taman Pintar Yogyakarta pada 11 September 2017. Peresmian dihadiri Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste, Jean-Charles Berthonnet dan Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti.

Miniatur Menara Eiffel yang dibangun setinggi 2 meter tersebut sesuai dengan skala aslinya, dilengkapi diorama kembang api, sejarah konstruksi pembangunan “Sang Ibu” (La Dame) setinggi 300 meter yang pertama kali dibuka pada 1889 dalam rangka Pameran Universal serta biografi sang arsitek, Gustave Eiffel.

Direktur IFI-Konselor Kerjasama Kebudayaan Kedubes Prancis, Marc Piton dalam rilisnya mengatakan, “Penandatanganan kesepakatan bersama antara Kedubes Prancis dan Pejabat Walikota Yogyakarta telah berlangsung pada 4 Mei 2017. Pembangunan Zona Jelajah Menara Eiffel di Taman Pintar dilakukan karena Menara Eiffel itu sendiri memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Sekarang masyarakat Indonesia, khususnya warga Yogya dapat menemukan tidak hanya fisik Menara Eiffel tetapi juga informasi sejarahnya,” ujarnya.

Proyek Zona Jelajah Menara Eiffel turut didukung oleh badan Prancis yaitu Asosiasi Pengembangan Menara Eiffel (SETE) dan menjadi proyek pertama badan tersebut dalam memperkenalkan wajah Menara Eiffel di negara lain melalui sebuah ruang yang dibuat secara khusus untuk menarik minat turis sekaligus sebagai sarana edukatif.

Pada proyek ini SETE mempersiapkan mulai dari rancangan hingga kelengkapan seperti arsip, foto, video, permainan interaktif, animasi dan realitas virtual, dengan konsep yang dibuat mirip dengan Menara Eiffel aslinya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *