Kejenuhan Taylor Swift dan Tarian Heboh di Video ‘Delicate’

      Comments Off on Kejenuhan Taylor Swift dan Tarian Heboh di Video ‘Delicate’

Sesuai janji, Taylor Swift telah merilis video musik Delicate sebagai single terbarunya dari album Reputation. Video musik itu menggambarkan kehidupan Taylor Swift yang ia rasakan sebagai bintang pop.

“Yang kau suka datang, bersikaplah natural,” kata Swift bersamaan dengan cuplikan video ‘Delicate’ di akun media sosial miliknya, sebagai tanda video tersebut telah dirilis.

Bagian awal video Delicate yang telah dirilis di YouTube menggambarkan perasaan Swift sebagai bintang pop yang selalu diikuti dan diamati gerak-geriknya.

Sutradara video klip tersebut, Joseph Kahn menggambarkan Swift sebagai sosok bintang yang mengalami kekosongan dalam dirinya meski ia selalu dikelilingi banyak orang.

Ironisnya, Swift juga merasakan walau menjadi pusat perhatian, tapi tak pernah ada orang yang benar-benar menyadari kehadirannya di dunia ini. Ia pun jenuh menghadapi kehidupan seperti itu.

“This ain’t for the best // My reputation’s never been worse, so //” suara Swift mengalun membuka video Delicate.

Swift sempat menerima sepucuk memo dari pria misterius. Memo itu tak ia hiraukan hingga akhirnya Swift menyadari tak ada yang peduli kepada dia.

Selanjutnya Kahn tampak ingin menunjukkan bakat Swift yang selalu dicemooh, berdansa. Swift menunjukkan ia mampu berdansa cukup baik dengan santai. Bagian ini membuat video tersebut terasa lebih Broadway.

Swift terus berdansa dan beraksi heboh hingga berakhir pada adegan memasuki sebuah bar. Ia tampak mencari seseorang yang membuatnya menjadi diri sendiri. Ini sedikit merujuk pada lirik Delicate yang dinyanyikan Swift.

“Dive bar on the East Side, where you at? // Phone lights up my nightstand in the black // Come here, you can meet me in the back,” lantun Swift.

Konsep video Delicate yang dibawa Swift dan Kahn tergolong berbeda dibandingkan yang pernah mereka berdua buat sebelumnya.

Kahn telah menjadi rekan Swift menggarap banyak video klip, mulai dari Blank Space, Bad Blood, Wildest Dreams, Out of the Woods dari album 1989 yang cenderung fantasi.

Sedangkan dari album Reputation, sampai saat ini, Kahn telah menggarap seluruh video singlemulai dari Look What You Made Me Do, …Ready for It?, juga End Game yang kental nuansa pop juga fiksi ilmiah.

Sebelumnya ketika diwawancara oleh E!, Kahn sedikit menggambarkan konsep video Delicate.

“Ini akan tidak terduga dan bakal megah,” kata Kahn.

“Saya tidak akan memberikan banyak detail. Yang dibutuhkan adalah cinta dan ekspresi soal itu. Dan bukan tentang bunga,” lanjut Kahn menyinggung beragam desakan konsep dari penggemar Swift.

Kahn memenuhi keinginan Swifties untuk tidak memasukkan unsur fiksi ilmiah yang kental terasa dalam beberapa video klip Taylor Swift sebelumnya.

Namun Kahn masih konsisten menggunakan nuansa yang gelap dalam Delicate, seperti tiga video klip Reputation sebelumnya.