Koalisi AS Berhasil Bunuh Pemimpin ISIS yang Inginkan Warganya Dipenggal

Koalisi dipimpin Amerika Serikat yang menentang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berhasil membunuh seorang pemimpin kelompok militan di Suriah, hal ini dilaporkan pejabat Amerika Serikat pada Senin (3/12).

“Sebelumnya hari ini, pasukan udara gabungan melakukan serangan presisi terhadap sejumlah pemimpin ISIS di Suriah tenggara. Mereka yang ditargetkan termasuk Abu al-Umarayn,” kata utusan AS untuk koalisi global melawan ISIS, Brett McGurk, dilansir dari DW News pada Senin (3/12).

Utusan AS itu mengatakan al-Umarayn bertanggung jawab atas pembunuhan beberapa tahanan ISIS, termasuk warga negara Amerika Peter Kassig, yang merupakan seorang mantan anggota pasukan keamanan (ranger) AS yang berubah menjadi pekerja bantuan kemanusiaan.

Diketahui Kassig ditangkap pada tahun 2014 dan kemudian dipenggal lalu kelompok militan itu menyebarkan video online menunjukkan kepalanya yang terputus. Kelompok ini terkenal karena memfilmkan pemenggalan pekerja bantuan dan jurnalis dan mempublikasikan video secara online.

Meskipun kelompok militan sebagian besar telah dikalahkan di Irak dan Suriah, mereka tetap mempertahankan sebuah teritori di Suriah timur.

Menurut laporan PBB yang diterbitkan awal tahun ini mengatakan bahwa ISIS tetap menjadi ancaman bagi stabilitas regional serta keamanan global. Kelompok ini memiliki hingga 30.000 pejuang yang masih berada di Irak dan Suriah.

Pekan lalu Syrian Defense Forces (SDF) mengatakan mereka telah menangkap salah satu teroris paling berbahaya dari kelompok Daesh yang merujuk pada ISIS dengan akronim bahasa Arabnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *