Lebih Dekat dengan Bulan, Gadis Pemanah Disabilitas di Pembukaan Asian Para Games 2018

      Comments Off on Lebih Dekat dengan Bulan, Gadis Pemanah Disabilitas di Pembukaan Asian Para Games 2018

Perhelatan Asian Para Games 2018 mendapat perhatian publik di Indonesia, tapi juga di Asia. Bulan Karunia (11), ikut meramaikan acara pembukaan acara tersebut di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Dalam acara itu, Bulan membacakan tentang kekagumannya pada sejumlah atlet penyandang disabilitas yang pantang menyerah dan berprestasi, seperi Sabar Gorky yang sukses di cabang panjat tebing dan mendaki gunung.

Di akhir narasinya, penyandang disabilitas ini menanyakan keberadaan Jokowi. “Bulan ada di sini, Pak Jokowi ada di mana?” tanyanya.

Mendengar namanya disebut Bulan, Jokowi turun dari panggung kehormatan dan menghampiri gadis berkursi roda itu. Jokowi kemudian menerima kotak dari Bulan, yang ketika dibuka muncul tulisan ABILITY berwarna emas.

Sesaat kemudian, Jokowi mengambil busur dan panah. Jokowi lantas mengarahkan anak panah ke layar raksasa. Sesaat kemudian muncul tulisan DISABILITY. Tiga huruf awal “DIS” mendadak runtuh dan menyisakan ABILITY.

Minta Kursi Roda

Nama Bulan Karunia mendadak viral usai mengunggah curahan isi hatinya yang meminta sesuatu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Maret 2018 lalu. Bulan bukan meminta sepeda, tapi sebuah kursi roda. Kursi roda itu agar ia bisa beraktivitas sehari-hari.

Tak berselang lama, permintaan Bulan dikabulkan oleh Jokowi. Ia mendapatkan bantuan sebuah kursi roda dari Presiden. Saat itu, Juru Bicara Presiden Jokowi, Johan Budi menyampaikan bahwa kursi roda tersebut sudah diterima Bulan.

Bulan Kurnia lahir pada 7 Juli 2007 dalam keadaan tanpa kaki. Diduga virus tokso telah menyerangnya saat dalam kandungan ibundanya.

Lewat akun Instagramnya @bulankarn, anak ketiga dari pasangan Purwanti dan Rudi Airin itu sempat memperlihatkan aksinya berlatih memanah. Dari sekian anak panah yang dilepaskan, salah satunya tepat mengenai lingkaran kuning.

Siswa kelas 3 SD di Pekanbaru itu juga memperlihatkan kebisaannya menggambar. Sejumlah karya dipamerkan anak penyuka kartun My Littel Pony tersebut.