Malaysia penjarakan WNI peternak bebek karena simpan foto ISIS di ponsel

Seorang peternak bebek asal Indonesia divonis hukuman penjara selama 30 bulan lantaran menyimpang dua foto kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Eq Maulana Dunda, 25 tahun, baru tiba di Malaysia beberapa bulan lalu setelah dia menikahi seorang perempuan Negeri Jiran. Hakim Collin Lawrence di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menjatuhkan sanksi itu setelah terdakwa mengaku bersalah.

Dilansir dari laman the Malay Mail, Senin (5/11), pengadilan memerintahkan Eq menjalani penjara sejak dia ditangkap pada 12 Juli.

Pengadilan menyatakan Eq memiliki ponsel yang di dalamnya terdapat dua foto terkait ISIS atau kegiatan teroris di sebuah rumah beralamat di CB014, cempaka B, Taman Sri Kolam 20000, Kuala Terengganu, Terengganu pada pukul 11.15 pada 12 Juli.

Dalam pembelaannya terdakwa mengatakan dia memperoleh foto itu dari Google dan dia sudah memilikinya sejak lama. Dia mengaku tidak tahu kalau memiliki foto itu adalah melanggar hukum.

“Saya menyesal. Saya menyimpan foto itu sudah lama, sewaktu masih di Indonesia. Saya tidak tahu. Saya mohon dihukum ringan karena istri saya sedang hamil,” kata dia.

Jaksa Penuntut Umum Munirah Shamsudin menyerukan terdakwa dihukum setimpal karena terorisme adalah kejahatan lintas negara dan melibatkan jaringan internasional supaya hukuman ini jadi pelajaran bagi terdakwa dan masyarakat.

Menurut keterangan, sekelompok polisi menggerebek rumah tempat tinggal terdakwa dan istrinya. Aparat kemudian menemukan sebuah ponsel di dalam kulkas di dapur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *