‘Mandi’ Uang dan Perhiasan, Pengusaha Malaysia Menuai Kritikan

074306900_1505827905-vida

Seorang pengusaha di bidang kecantikan asal Malaysia, Dr Vida, kembali menjadi sorotan — setelah sebelumnya melakukan sejumlah hal yang mengundang kontroversi.

CEO Vida Beauty itu menuai kritikan setelah mengunggah foto yang memperlihatkan dirinya bermandi perhiasan dan emas di sebuah bath tub. Dengan mengenakan jilbab dan baju berwarna senada, ia berpose sambil memamerkan perhiasan yang melingkar di jari dan tangannya.

Ternyata, penampilannya itu merupakan bagian dari video clip terbaru dari lagu yang dinyanyikannya ‘I Am Me’.

Dikutip dari Asia One, Rabu (19/9/2017), video tersebut akan dirilis pada 30 September 2017. Selain memperlihatkan kemewahan berupa perhiasan dan uang, dalam video itu Vida juga menampilkan mobil sport berwarna fuschia miliknya.

Perempuan dengan nama asli Hasmiza Othman mengatakan, ia memilih untuk membuat kembali video untuk lagu ‘I Am Me’ karena tak puas dengan video clip sebelumnya. Padahal dalam video sebelumnya yang dirilis pada 13 Juli 2017, telah diputar lebih dari 8 juta kali.

Yuk Gabung ke Kartu66 Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com

Kepada The Straits Times, Vida membela diri atas kritikan yang diterimanya. “Gambaran mewah itu seharusnya menginspirasi orang-orang untuk bekerja keras, bukan untuk memamerkan kekayaanku,” ujar Vida.

Tak segan menyebut dirinya ‘Ratu’ dan ‘Diva’ dalam video clip ‘I Am Me’ yang pertama, Vida meyakini video versi baru akan mencerminkan identitasnya lebih baik.

Bagi mereka yang mengikuti kontroversi Vida selama dua tahun terakhir, video clip yang menampilkan beragam kemewahan itu bukan menjadi hal mengejutkan.

“Aku tahu banyak orang mengkritikku, terutama dengan penampilanku. Aku terbiasa dengan hal itu,” kata Vida kepada Bernama pada tahun lalu.

“Mereka tidak tahu siapa aku sebenarnya atau memahami tujuanku. Jika aku terus mendengar semua kritik, aku tidak akan bergerak maju,” imbuh dia.

Masa Lalu dan Kehidupan Kontroversial Vida

Vida lahir di keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Perempuan asal Kelantan itu harus menjual kacang dan nasi bungkus untuk mendapat uang saku sepeninggal ayahnya.

Dengan menjual kerupuk ikan dan sarung, ia berhasil menamatkan pendidikan di jurusan sastra dan sejarah Malaysia. Setelah lulus, Vida berprofesi sebagai guru sebelum memutuskan terjun ke bisnis kecantikan.

Namanya terkenal setelah berulang kali mengalami kegagalan, sabotase, dan kerugian.

Saat ini, Vida memiliki lebih dari 20 rumah mewah, sejumlah mobil mewah, dan beragam perhiasan. Ia bahkan mensponsori acara hiburan populer di televisi dan sebuah tim sepak bola.

Tahun ini, Vida beberapa kali menjadi headline berita.

Beberapa bulan setelah bercerai dengan suaminya, Vida menikah dengan seorang pria Eropa yang ia sebut sebagai ‘husband material’.

Ia juga pernah didenda karena mempromosikan minuman kesehatan Pamoga sebagai obat di televisi. Pemasukan bisnis Vida pun berkurang saat salah satu produk perawatan kulit terlarisnya dilarang beredar oleh pejabat kesehatan.

Kontroversi Vida tak sampai di sana. Ia berencana meluncurkan merek tas mewah bersama rumah desain asal Prancis Louis Vuitton. Namun raksasa fashion itu menolaknya.

Namun, ia pernah mengatakan bahwa segala kesulitan yang ia alami tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kepergian dua buah hatinya. Tiga tahun lalu, Vida harus kehilangan dua dari empat anaknya dalam sebuah musibah kebakaran.

BUKTIKAN SENDIRI :

AGEN POKER TERPERCAYA : LOBBYQQ

(poker,qq,bandar poker,bandarqq,sakong,capsa susun dan sabung ayam live)

hanya dengan deposit 25.000 anda bisa mendapatkan jacpot jutaan rupiah,

segera daftarkan dan raih hadiah sebanyak mungkin

link : http://lobbyqq.com/?ref=bek69 (link daftar)

Kami juga sediakan bonus turn 0,5% over dan referal20%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *