Militan Abu Sayyaf penggal pasangan Filipina diduga informan militer

BERITA PERISTIWA DUNIA – Kelompok militan Filipina, Abu Sayyaf, memenggal kepala sepasang suami-istri di desa terpencil di Pulau Basilan, Filipina Selatan kemarin.

Brigjen Juvymax Uy dari Satuan Tugas Gabungan Basilan (JTFB), mengidentifikasi korban bernama Abdurahim Kituh dan istrinya Nadzwa Bahitla, keduanya tinggal di Kota Isabela, seperti dilansir laman The Star, Jumat (5/1).

Pasangan ini dibunuh pada Kamis sore (4/1) di sebuah desa karena mereka dicurigai memberi informasi kepada pihak militer. Uy mengatakan kedua mayat korban ditemukan beberapa jam setelah mereka dibunuh.

Basilan, provinsi di Filipina Selatan, dikenal menjadi basis militan Abu Sayyaf yang diduga punya kaitan dengan ISIS.

Beberapa warga asing menjadi korban penculikan dan dipenggal tahun lalu, setelah uang tebusan mereka tidak dibayar. Korban dipenggal di antaranya warga Vietnam, Jerman, dan Kanada.

Yuk Gabung ke LobbyQQ Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com

Aparat Filipina mengatakan kelompok teroris ini menyandera lebih dari 20 orang dan lebih dari selusin di antaranya warga asing.

Sandera itu disembunyikan di tempat terpencil di Basilan dan Sulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *