Panglima TNI buka latihan Markas Komando PPRC di Malang

      Comments Off on Panglima TNI buka latihan Markas Komando PPRC di Malang

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membuka latihan Markas Komando PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) TNI di Markas Divif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang. Pria asli Singosari itu melakukan peninjauan aktivitas perencanaan dan persiapan operasi di Ruang Pusat Komando dan Pengendalian PPRC.

 “Sesuai dengan tugas pokoknya bahwa PPRC ini adalah satuan yang diterjunkan dalam menghadapi ancaman nyata, dengan waktunya dibatasi. Hanya dilaksanakan selama kurang lebih 7 hari, sebelum komando gabungan yang direncanakan terbentuk,” jelas Panglima Hadi usai peninjauan pasukan di Markas Divif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Senin (30/4) petang.

Latihan PPRC TNI akan dilaksanakan dalam 2 tahap yakni Latihan Mako dan Latihan Lapangan. Latihan Markas Komando merupakan tahap perencanaan dan persiapan operasi yang melibatkan penyelenggara dari unsur Pimpinan dan Staf PPRC TNI. Latihan Mako dilaksanakan selama tiga hari, 30 April hingga 3 Mei dengan diikuti 344 orang peserta.

Usai latihan Mako akan dilanjutkan Latihan Lapangan untuk penindakan terhadap ancaman yang timbul di daerah konflik (troublespot). Latihan lapangan akan dilaksanakan pada Mei dan Juni 2018 dengan sebuah skenario latihan.

Latihan Lapangan akan melibatkan 1.620 personal penyelenggara dan pendukung 6.398 personel dan pasukan PPRC. Kekuatan Satuan PPRC yang disiapkan melibatkan Personel dan Materiil TNI dari 3 Angkatan TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

“Harapan saya, Latihan Posko PPRC ini akan membantu kegiatan-kegiatan latihan yang akan kita lakukan dengan sebuah skenario,” katanya.

Panglima juga berharap agar semua prajurit latihan Mako dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan. Khususnya pengetahuan dalam proses pengambilan keputusan, mulai dari tahapan menganalisa tugas, merumuskan dan menentukan cara bertindak terbaik, sampai dengan merumuskan suatu rencana kegiatan operasi.

Latihan Mako juga dapat dikatakan sebagai forum intelektual guna menyamakan berbagai macam bentuk pengetahuan militer dari sudut kematraan masing-masing. Sehingga terwujud satu kesamaan persepsi dalam memandang tugas pokok yang diberikan Pimpinan TNI.

“Pada prinsipnya semua (proses latihan) dilaksanakan sesuai SOP yang ada, di antaranya terkait dengan Kodal (Komando dan Pengendali) dengan sarana komunikasi. Tadi sudah saya coba, berkomunikasi dengan tiga sasaran termasuk di KRI di Banjarmasin, semuanya dapat berlangsung dengan baik,” terangnya.

Perlu diketahui PPRC TNI adalah Satuan Komando Gabungan TNI yang disiagakan setiap saat untuk melaksanakan tugas pokok sebagai penindak awal terhadap berbagai kontijensi yang terjadi di seluruh wilayah NKRI.

Pangdivif 2 Kostrad, Brigjen TNI Marga Taufiq bertindak sebagai Komandan PPRC dan memiliki garis komando di bawah Panglima TNI. Adapun operasi yang dilaksanakan PPRC TNI adalah memberi ruang dan waktu kepada Komando Gabungan TNI yang lebih besar.