Pemkot Solo lengkapi Kartu Identitas Anak dengan rekening khusus

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan melengkapi layanan Kartu Identitas Anak (KIA) dengan rekening khusus. Dengan rekening tersebut diharapkan akan menjamin tersedianya dana pendidikan bagi peserta program.

 Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Suwarta mengatakan, saat ini rekening bagi peserta KIA itu masih dalam pembahasan antara bank rekanan, pemkot dan mitra kerja KIA.

“Rekening khusus ini diperlukan untuk menampung pengembalian biaya saat peserta KIA mengakses layanan di 57 mitra kerja,” ujar Suwarta, Rabu (4/7).

Suwarta menjelaskan, pemegang KIA berhak memperoleh diskon antara 5-50 persen untuk pembelian peralatan sekolah, kursus, layanan kesehatan dan olahraga, boga, kuliner dan wisata di mitra kerja pemkot. Pemkot juga memberikan potongan harga kepada pemegang KIA dalam setiap transaksi dengan cara menunjukkan kartu keanggotaan program tersebut.

Lebih lanjut, Suwarta menyampaikan, saat ini pengembalian biaya masih berupa uang tunai. Belum ada jaminan jika pengembangan biaya akan digunakan sebagai tabungan pendidikan anak oleh orangtuanya. Bisa saja dipakai untuk keperluan lain.

“Tabungan pendidikan diperlukan agar keberlanjutan pendidikan bagi anak bisa terjamin. Tujuan KIA juga dimaksudkan untuk mendukung akselerasi kesejahteraan anak,” ujarnya.

Yuk Gabung ke Kartu66 Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com

Untuk itu pihaknya berencana mengembangkan sistem baru supaya pengembalian biaya itu langsung masuk ke rekening anak. Kedepan anak bisa memiliki tabungan pendidikan sendiri.

Suwarta menambahkan, untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan tabungan tersebut, Pemkot Solo berencana membuat aturan khusus. Rekening baru bisa dicairkan saat anak berusia 17 tahun kurang satu hari.

KIA sudah diluncurkan pemkot sejak 2009, di mana semula bernama Kartu Insentif Anak. Saat ini lebih dari 60 ribu anak telah terdaftar sebagai peserta program tersebut. Kedepan Pemkot Solo bermaksud untuk mengembangkan layanan KIA untuk keperluan bayi, seperti pembelian susu dan popok. Sebab KIA merupakan hak anak sejak dia lahir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *