Pensiun Dini, Gerard Pique Disebut Ingin Calonkan Presiden Barca

      Comments Off on Pensiun Dini, Gerard Pique Disebut Ingin Calonkan Presiden Barca

Pemain belakang Gerard Pique disebutkan jika kini sedang merencanakan untuk pensiun dini sebagai pemain sepak bola. Pique berniat untuk maju sebagai kandidat presiden klub Barcelona, yang kini dibelanya.

Dari segi usia, Gerard Pique masih belum terlalu tua. Pemain yang berposisi bek tengah ini berusia 31 tahun. Setidaknya, dia masih bisa bermain hingga empat atau lima tahun ke depan.

Namun, Pique dikabarkan siap untuk gantung sepatu lebih awal. Pemain yang pernah membela Manchester United dikabarkan punya rencana untuk pensiun dari karir sebagai pemain sepak bola pada akhir musim 2019/2020 yang akan datang.

Jadi Presiden Barcelona

Posisi presiden Barcelona saat ini masih dipegang oleh Josep Maria Bartomeu. Dia meraih suara terbanyak pada pemilihan yang dilakukan pada tahun 2015 yang lalu. Masa jabatan Bartomeu akan habis pada tahun 2021 mendatang.

Pada tahun 2021, Barca akan mengadakan pemilihan presiden baru. Pemilih dalam kasus ini adalah para anggota klub atauĀ socio.

Dikutip dariĀ Mundo Deportivo, Pique berniat untuk maju dalam pencalonan tersebut. Sebelum maju dalam pemilihan presiden yang digelar pada 2021, Pique harus pensiun lebih dulu dari kiprahnya sebagai pemain.

Dari sumber tersebut, Pique akan memilih pensiun dini sebagai pemain demi bisa maju sebagai presiden Barca. Pique sendiri sudah memberikan banyak gelar untuk Barcelona sepanjang karirnya sebagai pemain. Baik itu gelar domestik maupun internasional.

Mimpi Pique jadi Presiden

Gerard Pique memang disebut punya peran penting di balik meja bagi Barcelona. Eks pemain timnas Spanyol disebut punya jaringan bisnis yang kuat dan terlibat dalam beberapa kesepakatan dengan sponsor Barca. Secara formal, Pique punya ilmu bisnis yang dipelajari di Havard.

Pique pun sempat menyatakan niatnya untuk menjadi presiden Barca beberapa waktu yang lalu. “Bisa memimpin klub terbaik abad ini adalah tujuan jangka panjang, namun tentu terlalu jauh bagi saya untuk membicarakan hal tersebut,” ucapnya.

“Namun saya harus akui bahwa saya lebih termotivasi untuk menjadi presiden klub ketimbang pelatih,” tegasnya.