PPATK sebut bos First Travel putar uang jemaah dalam bentuk valas

ppatk-sebut-bos-first-travel-putar-uang-jemaah-dalam-bentuk-valas

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah melakukan penelusuran aliran dana PT First Karya Anugerah Wisata (First Travel) yang melakukan penipuan terhadap calon jemaah. Penelusuran itu dilakukan sejak Juli 2017.

Ketua PPATK, Kiagus Badarudin mengatakan, bahwa ada beberapa aliran dana calon jemaah umrah yang diinvestasi ke valuta asing (valas).

“Kami lihat paling tidak ada tiga jenis itu. Pertama, uang masuk itu kemudian dia salurkan dalam bentuk rekening lain, ada yang valas, rupiah, pindah lokasi, mendekati bisnis dia yang lain,” kata Kiagus saat ditemui di kantornya, Kamis (24/8).

Selain itu, bos First Travel juga menggunakan uang calon jemaah umrah untuk kepentingan belanja terkait bisnis. Beberapa di antaranya untuk belanja tiket, dan juga membayar jasa sewa hotel.

“Tiket, hotel, yang berkaitan dengan jemaah. Kedua ada yang diinvestasikan. Ketiga yang dikeluarkan dalam bentuk keperluan lain, kayak pribadi, dan sebagainya,” ujarnya.

Yuk Gabung ke Kartu66 Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com

Kiagus juga menyebut bahwa uang First Travel yang dipakai untuk keperluan pribadi di antaranya membeli rumah, mobil, dan tanah. Bahkan, ada beberapa uang tersebut digunakan oleh bos First Travel untuk liburan.

“Ada yang dibelikan mobil, rumah, tanah, atau juga ada pengeluaran yang sifatnya non, tidak bisa dilihat. Dalam arti liburan, barang-barang yang keperluan pribadi, misalnya sepatu,” sebutnya.

Kiagus mengungkapkan kasus penipuan ini menjadi perhatian publik sehingga ada permintaan dari Polri untuk melakukan penelusuran aset. “Kita lihat setelah ada pemberitaan bahwa banyak orang yang belum berangkat. Kita terus lihat lebih dalam lagi travel itu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *