Tak dituruti pasang gigi palsu, anak bunuh ibu kandung di Kebumen

Kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh anak terhadap ibu kandungnya di Kabupaten Kebumen direkonstruksi oleh Polres Kebumen, Kamis (19/04). Terungkap, pangkal pembunuhan sadis tersebut berawal dari permintaan uang Rp 500 ribu untuk pemasangan gigi palsu.

 Tersangka dalam kasus ini, SM (35) warga Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren, memperagakan 34 adegan kronologi pembunuhan. Kepada penyidik, SM mengaku jengkel sebab ibunya menolak permintaannya yakni uang Rp 500 ribu. Uang itu rencananya akan digunakan SM untuk memasang gigi palsu.

Dalam rekontruksi, adegan pertama diawali saat SM mengasah golok di rumah orang tuanya di desa Bocor. Setelah mengasah goloknya, SM bergegas mencari ibunya di pematang sawah desa setempat dengan mengendarai sepeda onthel.

Setibanya di sawah, dalam adegan itu, SM meminta uang sebesar Rp 500 ribu kepada ibunya. Namun tidak dituruti. Tersangka yang marah akhirnya gelap mata dan mengayunkan golok ke arah korban.

“Dalam adegan itu, korban sempat menangkis ayunan golok yang dilakukan tersangka. Tersangka semakin gelap mata, selanjutnya korban ditendang hingga tersungkur di sawah,” jelas Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Masngudin, Kamis (19/4).

Saat korban tersungkur, tersangka kembali mengayunkan goloknya yang ia persiapkan di tas ranselnya sebanyak lima kali. Akibatnya kepala korban terputus, dan korban tewas seketika di TKP.

“Setelah kepala terputus, dalam adegan nomor 27, tersangka berusaha akan memasukan kepala ibunya ke dalam tas ransel,” imbuh Masngudin.

SM yang panik, selanjutnya meninggalkan korban dan melarikan diri mengendarai sepeda onthel. Jasad Ibunya ditinggalkan terkapar di pematang sawah.

Proses rekonstruksi cukup menyita perhatian warga yang sedang beraktivitas di sawah, serta warga yang melintas TKP. Sepanjang rekontruksi, polisi memasang garis polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *