Tak kuasa menahan nafsu, mahasiswa remas payudara wanita di mal

BERITA PERISTIWA -Abdul Karim Solissa (23) seorang mahasiswa salah satu PTS di Kota Yogyakarta harus berurusan dengan pihak kepolisian karena melakukan pencabulan terhadap seorang perempuan. Abdul ditangkap karena meremas payudara seorang pengunjung mal yang berada di Jalan Laksda Adisutjipto, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (28/12) yang lalu.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Akbar Bantilan menyampaikan kejadian pencabulan terjadi di sekitar mal tersebut. Kejadian bermula saat korban usai berolahraga di lantai I mal tersebut pada Kamis (28/12) sekitar pukul 21.20 WIB.

“Awalnya korban berolahraga di lantai I mal. Saat korban keluar melewati escalator sampai lobi, korban sudah merasa ada yang mengikuti. Selanjutnya korban berjalan ke arah jalan raya,” ujar Akbar, Senin (8/12).

Tersangka, kata Akbar, tiba-tiba berjalan dan menjejeri korban dari sebelah kanan. Kemudian tersangka pun meremas payudara korban.

Kaget, sambung Akbar, korban pun berteriak. Kemudian teriakan korban ini didengar petugas keamanan mal dan warga sekitar. Tersangka kemudian ditangkap oleh petugas keamanan dan warga.

“Sebelum beraksi, ada kejadian unik yang dilakukan tersangka. Tersangka terlebih dahulu sempat meminta maaf kepada korban. Tersangka sempat bilang ‘Maaf Ya’. Selanjutnya dia meremas payudara korban,” ungkap Akbar.

Akbar menjelaskan antara korban dan pelaku tak saling mengenal. Dari pengakuan tersangka, lanjut Akbar, pencabulan karena tersangka tertarik pada korban dan tak bisa mengontrol nafsunya.

“Menurut pengakuan tersangka dia tak cuma sekali ini melakukan pencabulan. Sudah dua kali ini melakukan aksi serupa,” urai Akbar.

Akbar menjabarkan pihak kepolisian memastikan akan menjerat tersangka dengan hukum yang berlaku. Tersangka, kata Akbar akan dijerat pasal 289 atau pasal 281 KUHP jo pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara

Terpisah, tersangka mengakui bahwa aksi nekadnya meremas payudara korban karena dirinya tertarik pada korban. “Saya sentuh (payudaranya), karena tiba-tiba muncul rasa ingin,” tutup tersangka Abdul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *