Yang Menolak Bungkam Raih ‘Person of the Year’ Majalah Time

Yang Menolak Bungkam Raih 'Person of the Year' Majalah Time

LOBBYKIU – Melanjutkan tradisi yang sudah berjalan sejak 1927, majalah Time tahun ini kembali memilih tokoh berpengaruh di dunia atau Person of the Year.

Dari 10 finalis yang dirilis beberapa waktu sebelumnya, sekelompok perempuan (dan juga pria) dalam gerakan peduli #MeToo terpilih sebagai Person of the Year. Lima perempuan sebagai wakil dari grup yang dijuluki ‘The Silence Breaker’ itu menghiasi sampul majalah Time edisi terbaru.

Mereka yakni aktris Ashley Judd, penyanyi Taylor Swift, mantan ahli software Uber Susan Fowler, lobyyist California Adama Iwu, dan pemetik strawberry Isabel Pascual. Semuanya membuka pengalaman pelecehaan seksual yang pernah mereka alami, terutama di tempat kerja.

Penghargaan ini diputuskan oleh editor majalah Time untuk individu atau grup yang paling berpengaruh dalam pemberitaan tahun ini, baik dalam hal positif ataupun negatif.

Terpilihnya orang-orang yang pemberani atau ‘The Silence Breaker’, disampaikan Edward Felsenthal, pemimpin redaksi Time karena perubahan sosial yang diusungnya bergerak paling cepat dalam dekade ini.

Yuk Gabung ke LobbyQQ Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com

Seperti dilansir dari The Independent, aksi berani bersuara, menolak bungkam ini dimulai dari satu orang lalu menjalar ke seratusan perempuan, serta pria juga yang kemudian mengungkap cerita versi mereka.

 

Pemberian award pada para penolak bungkam ini memberi catatan khusus pada kasus kekerasan, dan pemerkosaan yang dilakukan Harvey Weinstein beberapa waktu lalu. Diperkirakan ada lebih dari 50 perempuan yang membuka diri ke publik akan pengalaman pelecehan yang mereka terima dari Weinstein selama rentang waktu empat dekade. Tahun ini mereka membuka suara.

Sejak kasus itu merebak di Oktober lalu, diikuti kemudian berbagai tudingan lainnya terhadap orang yang selama ini dianggap sangat berkuasa. Di media sosial, jutaan orang lalu menggunakan tagar #MeToo dalam membagi cerita dan menolak bungkam atas kasus pelecehan seksual.

Tagar itu sendiri dilaporkan dimunculkan Tarana Burke satu dekade lalu untuk mendukung para penyintas atau korban pelecehan seksual. Tagar itu kembali muncul dan ramai digunakan seiring tudingan terhadap Weinsten.

“Ini hanya awalan dan seperti yang saya bilang sebelumnya, ini bukan saja saatnya, tapi juga sebuah gerakan,” ujar Burke pada Today show.

Susan Fowler’s February blog post about the harassment she experienced as an engineer at @uber went viral. Uber then launched an investigation that led to the ousting of its CEO Travis Kalanick and more than 20 other employees. “When other women spoke out, they were retaliated against. So there were certain things that I thought I could avoid: ‘I’m not going to sue, because they’ll make me sign a non­disclosure agreement. I’m not going to do press right afterward, because they’ll say I’m doing it for attention. I can’t have any emotion in my blog. I have to be very, very detached.’ And I had to make sure that every single thing that I included in there had extensive physical documentation, so it couldn’t be ‘he said, she said.’ And that’s what I did.” @susanthesquark is among the Silence Breakers, TIME’s Person of the Year. Read the full story on TIME.com. Photograph by Billy & Hells for TIME. #TIMEPOY

A post shared by TIME (@time) on

Unggulan lainnya

Selain para perempuan yang berani bersuara dan menolak bungkam itu, majalah Timebeberapa waktu sebelumnya mengumumkan 10 unggulan Person of the Year. Adapun sembilan di antaranya yakni:

Jeff Bezos 

CEO Amazone ini menjadi pria terkaya di dunia tahun ini, dan terus melanjutkan ekspansinya ke seluruh dunia.

The Dreamers

Dreamer adalah grup imigran yang tinggal di AS sejak kecil tapi menghadapi masa depan yang tak pasti karena pemerintahan Trump yang berencana mengakhiri program Obama, Deferred Action for Childhood Arrivals.

Patty Jenkins

Sutradara film Wonder Woman ini mencetak rekor penjualan besar tahun ini. Ia menjadi perempuan pertama yang meraup untung hingga US$100 juta di pekan pertama penayangan filmnya. Ia juga didapuk menyutradarai sekuel dari film tersebut.

Kim Jong Un 

Pimpinan Korea Utara ini telah menjadi ancaman bagi warga Amerika. Ia meluncurkan uji rudal milistik dan saling menghina dengan president Trump yang menyebutnya ‘Rocket Man’.

Colin Kaepernick 

Atlet NFL Amerika Serikat ini melawan diskriminasi rasial. Ia menjadi pemicu aksi berlutut yang kemudian dilakukan oleh banyak orang dari berbagai latar belakang sebagai bentuk protes terhadap Trump yang melakukan pemecatan terhadap atlet NFL yang tak berdiri menghormat bendera AS.

Robert Mueller

Dintunjuk sebagai konsultan khusus oleh Direktur FBI James Comey, Mueller berhasil menuntut empat orang yang diduga terlibat dalam kasus kampanye Trump, dan upaya Rusia untuk memengaruhi pemilihan presiden 2016 lalu.

Pangeran Saudi, Mohammed bin Salman 

Pangeran berusia 32 tahun, putra dari Raja Salman ini beberapa waktu lalu memimpin sweeping terhadap para pengusaha dan anggota kerajaan yang diduga terlibat korupsi.

Donald Trump 

Presiden AS, yang tahun lalu adalah Person of the Year Time, menghabiskan tahun pertamanya dengan berbagai keputusan yang menjadi sorotan publik dari mulai persoalan kebijakan imigran hingga kesehatan. Ia juga terus memetik kontroversi dengan postingan di Twitternya yang lugas.

Xi Jinping 

Presiden China yang kembali menjabat untuk kali kedua, dan dinobatkan sebagai salah satu pemimpim paling berpengaruh dalam satu dekade tekrahir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *