Apa Itu Dental Dam dan Bagaimana Cara Pakainya untuk Seks Oral?

Sebagian besar masyarakat sudah paham kalau melakukan seks oral pada pasangan berisiko tularkan penyakit. Oleh karena itu, wanita sering memakaikan kondom pada penis pasangannya sebelum seks dilakukan. Kondom yang digunakan biasanya memiliki aroma atau rasa tertentu agar tidak serasa seperti karet.

Seks oral yang dilakukan wanita pada pria mungkin biasa menggunakan kondom. Namun, kalau seks oral yang dilakukan pria pada wanita, jarang sekali menggunakan pengaman. Padahal penularan seks bisa saja terjadi dari vagina ke mulut pria. Nah, cara terbaik untuk mencegah penularan penyakit ini adalah dengan dental dam.

Apa itu dental dam?

Banyak dari kita tidak tahu apa itu dental dam, bentuk, dan fungsinya. Dental dam adalah lapisan lateks tipis yang sangat elastis. Tekstur dari dental dam ini mirip sekali dengan kondom. Saat ini dental dam dijual di beberapa toko perlengkapan seks atau dibeli secara online. Apotek jarang yang menjual karena belum umum di Indonesia.

Dental dam digunakan untuk melapisi vulva khususnya klitoris dan labia. Dengan dental dam ini, kontak antara mulut dan lidah pria tidak langsung mengenai vagina. Dengan lapisan ini, kemungkinan terjadi penularan akan sangat kecil. Selain itu, pria juga tidak akan merasa jijik kalau pertama kali memberikan seks oral.

Cara menggunakan dental dam

Ada tiga cara untuk menggunakan dental dam agar fungsinya berjalan dengan baik.

Yuk Gabung ke Kartu66 Agen Poker Online Terpercaya Di Indonesia. Rasakan Kartu Cantik Nya Dan Nikmati Layanan Customer Service Kami 24 Jam Nonstop Untuk Info Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Live Chat Link Kami
Link : promosiweb.net | hokiceme.com
  • Pegangi ujung-ujungnya agar tidak mengerut. Dengan posisi ini stimulasi bisa berjalan dengan lancar. Pria bisa memegangi dental dam sendiri dengan tangannya atau meminta pasangan memeganginya agar tangan bisa memberikan rangsangan ke bagian tubuh lainnya. Saat memegangi usahakan jangan sampai membuat dental dam jadi robek atau terlepas dan menyakit area vagina.
  • Untuk memberikan kenikmatan yang lebih besar, lumuri sisi lain dari dental dam dengan pelumas. Dengan pelumas ini, tekanan dari mulut dan lidah pria akan menjadi lebih besar dan licin. Gunakan pelumas dengan bahan dasar air dan edible sehingga saat merembes ke bawah dan mengenai mulut tidak menyebabkan masalah.
  • Selalu rutin mengganti dental dam setelah menggunakannya. Jangan mencuci dental dam meski harganya jauh lebih mahal dari kondom. Setelah pakai langsung buang untuk menghindari penularan penyakit dan gangguan lainnya. Kalau saat melakukan oral dental dam robek, segera ganti lagi dengan yang baru.

Penyakit yang dicegah oleh dental dam

Dental dam digunakan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit seksual. Dari beberapa penyakit seksual yang ada, beberapa di bawah ini yang bisa dicegah dengan maksimal.

  • Sifilis.
  • Gonore.
  • Klamidia.
  • Hepatitis.
  • HIV.

Meski bisa melindungi beberapa penyakit di atas, dental dam ternyata tidak bisa melindungi pria dari penyakit di bawah ini.

  • HPV yang sebabkan kutil kemaluan dan kanker serviks.
  • Herpes genitalis.
  • Kutu kemaluan.

Membuat dental dam sendiri

Seperti yang dikatakan sebelumnya, dental dam susah didapatkan meski di apotek sekali pun. Kalau Anda ingin melakukan seks yang aman, coba buat dental dam sendiri dengan menggunakan kondom yang masih baru.

Cara membuatnya sederhana saja, pertama buka kondom dan luruskan dari gulungannya. Gunting ujung kondom yang menyempit dan ujung lain yang digunakan untuk tempat masuk penis. Selanjutnya gunting agar menjadi segi empat. Gunakan bagian dalam kondom untuk di luar agar pelumas bisa digunakan untuk melicinkan vagina.

Demikianlah sedikit ulasan tentang dental dam, cara pakai, dan membuatnya kalau Anda susah mendapatkannya. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan untuk melakukan seks oral yang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *